RSUD Trikora Salakan Berhasil Tangani Kasus Langka Atresia Ani pada Bayi Baru Lahir Tanpa Lubang Anus
MataSMScom. Bangkep. Rumah Sakit umum Daerah (RSUD)Trikora Salakan Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulteng,kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan, khususnya di bidang ilmu bedah, dengan berhasil melakukan penanganan medis pada bayi baru lahir berusia 1 hari
dengan berat badan lahir rendah (BBLR) yang disertai kelainan bawaan atresia ani atau kondisi tanpa lubang anus.(Senin 26 January 2026).
Kasus ini merupakan kondisi yang tergolong langka dan bersifat emergency, sehingga memerlukan penanganan cepat,tepat, dan terkoordinasi.
Dalam kondisi tersebut, Tim medis RSUD Trikora Salakan telah melakukan operasi stoma, yaitu pembuatan saluran pembuangan sementara melalui dinding perut sebagai langkah emergensi untuk menyelamatkan dan menstabilkan kondisi bayi.
Tindakan yang dilakukan merupakan bagian dari tahapan penanganan medis sesuai standar pelayanan, dengan tujuan utama menjaga keselamatan pasien sebelum dilakukan perawatan dan tindakan lanjutan sesuai indikasi medis.
Keberhasilan penanganan ini tidak terlepas dari kerja sama Tim medis lintas Profesi, yang melibatkan dokter bedah, dokter anak, dokter anestesi, perawat, bidan, serta tenaga kesehatan pendukung lainnya.
Manajemen RSUD Trikora Salakan menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, profesionalisme, dan kepedulian seluruh tenaga kesehatan yang terlibat.
Selain aspek medis, RSUD Trikora Salakan juga memberikan dukungan pendampingan dan sosial kepada orang tua bayi, khususnya karena kondisi ekonomi keluarga yang terbatas.
Kepada SMS biro Bangkep Direktur RSUD Trikora Salakan dr Feldy Deki, Sp.B, FinaCS mengatakan RSUD Trikora Salakan akan terus berupaya meningkatkan kapasitas layanan spesialistik, khususnya layanan bedah dan neonatal, guna memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
Lebih lanjut dr Feldy mengatakan, Meski tindakan yang dilakukan merupakan tahap awal dari rangkaian penanganan medis, keberhasilan operasi ini menjadi harapan baru bagi keluarga pasien.
RSUD Trikora Salakan juga menunjukkan kepedulian kemanusiaan dengan memberikan pendampingan dan dukungan kepada orang tua bayi,yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. “Rumah sakit berupaya memastikan bahwa kondisi sosial tidak menjadi penghalang dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak”.
“Melalui penanganan kasus ini, RSUD Trikora Salakan menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien, sekaligus menghadirkan empati dan kepedulian bagi setiap keluarga yang membutuhkan”,ujar Direktur RSUD Trikora Salakan.





