Delapan Tahun Dampingi Suku Loinang, Aisyiyah Banggai Bawa Perubahan di Tombiobong

MataSMScom. BATUI SELATAN, DKISP – Sebelum jembatan gantung dibangun, masyarakat komunitas adat terpencil (KAT) Suku Loinang yang mendiami Dusun Tombiobong, Desa Maleo Jaya, Kecamatan Batui Selatan, hidup dalam keterbatasan.

Di musim penghujan, arus deras sungai yang memisahkan dusun tersebut dengan wilayah lain di Desa Maleo Jaya adalah ancaman. Bagi anak-anak Tombiobong, ini satu-satunya jalur untuk bisa mengakses pendidikan.

Jembatan gantung pun dibangun pada 2018. Satu masalah teratasi, tapi anak-anak tetap harus berjalan kaki sejauh 4 Kilometer ke sekolah.

Sejak itu, Aisyiyah masuk Tombiobong menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Delapan tahun mendampingi, kini sudah berdiri tiga fasilitas pendidikan jenjang TK, SD, dan SMP di Tombiobong.

“No one left behind. Tidak boleh ada satupun yang tertinggal, seperti prinsip SDGs (Sustainable Development Goals). Itu yang kami pegang,” ujar Sekretaris Pimpinan Daerah Aisyiyah Banggai, Nurhaidah, Jumat (6/11/2026), saat mendampingi pejabat Kementerian PPN/Bappenas dan Pemda Banggai yang berkunjung ke Tombiobong.

Aisyiyah tidak bekerja sendiri. Kolaborasi dengan sejumlah pihak, di antaranya JOB Pertamina Medco E&P Tomori Sulawesi, Baznas, dan Pemda Banggai, ikut menguatkan kerja-kerja kemanusiaan itu.

Hasilnya, sarana air bersih hingga Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) untuk menerangi rumah warga kini tersedia di Tombiobong.

Pendampingan juga dilakukan di sektor lainnya. “Untuk mendukung ketahanan pangan, Aisyiyah melatih warga membudi daya tanaman jagung, kacang tanah, dan bawang merah,” ujar Nurhaidah.

Atas kerja keras tersebut, Kementerian PPN/Bappenas mengganjar Aisyiah Banggai dengan penghargaan SDGs Action Awards pada 2024.

Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kwmenterian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, mengatakan, keberhasilan Aisyiyah menjalankan program pemberdayaan adalah keberhasilan dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Dia juga mengapresiasi upaya kolaborasi Aisyiah, Pemda Banggai, pihak swasta, dan instansi terkait dalam memberikan manfaat bagi masyarakat Tombiobong.

“Tanpa adanya kerja sama, ini sulit terwujud,” ujarnya.

Kepala Bappeda Banggai Pupung Diliyanto berharap kunjungan Kementerian PPN/Bappenas di Tombiobong dapat mengakomodir kebutuhan dasar melalui program-program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

“Kamipun hadir di sini untuk mengidentifikasi kebutuhan lain yang belum terpenuhi,” kata Pupung.

Dalam kunjungan tersebut, Pemda Banggai melalui dinas terkait menyerahkan sejumlah bantuan pangan dan alat tulis.

Pos terkait