Tim Satgas MBG Kabupaten Bangkep tinjau langsung Anak anak keracunan susu MBG di Rumah sakit Trikora Salakan

Tim Satgas MBG Kabupaten Bangkep tinjau langsung Anak anak keracunan susu MBG di Rumah sakit Trikora Salakan


MataSMScom. Bangkep. ‎Pelaksanaan Monitoring Rutin Tim Satgas
‎Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai Kepulauan Muh. Aris Susanto. SE. ME selaku Ketua Tim Satgas MBG, mengawali agenda dengan melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) secara menyeluruh.

Hal ini dilakukan untuk memastikan penyaluran program MBG berjalan sesuai standar prosedur di beberapa titik di Kecamatan Totikum:

‎SD Negeri Inpres Salangano
‎SMP Negeri 2 Totikum
‎SMP Negeri 3 Totikum
‎SMA Negeri 1 Totikum

‎Selain meninjau sekolah, Sekda dan tim juga melakukan pengecekan langsung ke hilir produksi, yaitu di Dapur SPPG Yayasan Batara Annajah yang berlokasi di Desa Sambiut, Kecamatan Totikum, untuk memastikan kualitas pengolahan makanan di sana.

‎Di saat kegiatan monitoring berlangsung di Totikum, sebuah laporan mendesak muncul dari SDN Ambelang (9 Siswa-siswi Dan SD Tompudau (3 Siswa-siswi), Kecamatan Tinangkung. Sebanyak 12 orang siswa-siswi dilaporkan mengalami gejala gangguan pencernaan berupa diare akut setelah mengonsumsi susu yang merupakan bagian dari paket program MBG.

‎Susu tersebut diketahui berasal dari unit produksi lain, yakni Dapur SPPG Yayasan Batara Annajah yang berlokasi di Desa Baka, Kecamatan Tinangkung.

‎Analisis Awal Penyebab Gejala
‎Berdasarkan investigasi lapangan sementara, dugaan kuat mengarah pada kondisi perut siswa yang tidak siap menerima asupan susu secara mendadak. Diketahui bahwa para korban belum sarapan atau belum makan nasi sebelum meminum susu sekolah tersebut.

‎Secara medis, meminum susu dalam kondisi perut kosong bagi sebagian anak dapat memicu reaksi pencernaan yang cepat (seperti diare), terutama jika tubuh belum terisi karbohidrat atau makanan padat lainnya.

‎Tindak Lanjut Cepat Satgas MBG
‎Mendengar laporan tersebut, Sekretaris Daerah selaku Ketua Tim Satgas segera bergerak cepat. Setelah menyelesaikan evaluasi di Kecamatan Totikum, beliau bersama anggota Tim Satgas MBG Kabupaten Banggai Kepulauan langsung menuju RSUD Trikora Salakan.

‎Peninjauan Kondisi Korban di RSUD Trikora Salakan
‎Setibanya di rumah sakit, Ketua Tim Satgas melakukan beberapa langkah penting:

‎Mengecek Langsung Kondisi Siswa: Memastikan ke-12 Siswa-siswi mendapatkan penanganan medis yang intensif dan tepat agar tidak terjadi dehidrasi.

‎Berkoordinasi dengan Tim Medis: Memastikan apakah gejala tersebut murni akibat intoleransi susu karena perut kosong atau ada faktor kontaminasi lain.

‎Memberikan Dukungan: Menemui orang tua siswa untuk memberikan ketenangan bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab penuh atas insiden ini.

‎Kesimpulan dan Evaluasi Sementara
‎Kejadian ini menjadi catatan penting bagi Satgas MBG Kabupaten Banggai Kepulauan dalam memberikan edukasi kepada pihak sekolah dan siswa. Ke depannya, ditekankan agar konsumsi susu dalam program MBG dilakukan setelah siswa mengonsumsi makanan utama (nasi/makanan padat) guna menghindari gangguan pencernaan serupa.

Pos terkait