Tanggapan Bupati Rusli Moidady atas Pandangan Fraksi dan saran Aleg DPRD Bangkep dalam Rapat Paripurna RPJMD 2025-2029
MATASMS, COM. BANGKEP. Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady
ST. MT. AIFO menjawab tanggapan Fraksi serta masukan dari sejumlah Anggota DPRD Bangkep dalam Rapat Paripurna RPJMD 2025-2029.
Setelah mendengarkan pandangan Fraksi dan beberapa masukan Saya akan menjawab satu persatu dari pandangan fraksi maupun saran saran dari saudara Iwan Bua mengenai Air bersih di Bulagi dan jalan di dapil 3 dan 4.
Mungkin saya bisa informasikan bahwa mengenai Air Bersih Bulagi ini hampir tiap tahun Kami usulkan dan Dokumen perencanaannya juga sudah selesai tahun ini,tinggal beberapa yang harus kita siapkan yaitu pembebaaan lahan.
Kemaren kami sudah bentuk tim untuk masalah pembebasan lahan ini karena untuk pembangunan Eser Koard ini harus kita bebaskan lahannya dan saat ini sedang berproses.
Dan kami akan anggarkan di APBD perubahan untuk pembebasan lahannya dan dokumen dokumen lainnya insya Allah sudah selesai tapi memang kemaren di karenakan efisiensi anggaran baik itu di daerah maupun kementrian sehingga anggaran untuk air bersih tahun ini masi di pending,kita berharap tahun depan sudah bisa di buka kran efisiensi sehingga ini bisa segera di realisasi.
Karena salah satu Program Presiden terkait dengan Dana Inpres Air Bersih,kalau tahun lalu ada Inpres jalan daerah,dan tahun ini masih ada Inpres jalan daerah dan juga tahun 2025 sudah di alokasikan untuk 3 Paket ruas jalan yang sudah di desk tetapi telah di jadikan 1 paket yaitu melanjutkan pembangunan jalan dari Desa Bebek Tunggaling sampai ke Komba komba dengan dan Inpres jalan daerah (IJD)
Yang nilainya kurang lebih 42 Milyard.
Dan terkait dengan air bersih bulagi ini di anggarkan memang cukup besar kurang lebih 130 Milyard sudah kami sampaikan pada saat Kami Audiens di kementrian PU dan ini sudah kami ajukan hampir 2 tahun lalu
Berhubung masi efisiensi Anggaran pusat jadi untuk saat ini kami akan mencoba dengan penanganan jangka pendek dengan sumur Bor dan untuk jangka menengah sementara kami perjuangkan memgenai perpipaannya,karena ini memjadi prioritas kami.
Dengan adanya efisiensi dari Pemerintah Pusat Pemda Bangkep melaksanakan kegiatan skala prioritas seoweti MBG, ketahanan pangan, penanggulangan Stunting serta infra struktur yang mendesak. Defisit di sebabkan Tingginya Asumsi dan banyaknya program kegiatan yang banyak padahal banyak dana Transfer pusat yang tidak masuk akibat Efisiensi anggaran dari pusat.
Dan mengenai sektor perikanan Hilirisasi Bangkep telah di tetapkan oleh Bapenas kawasan pengembangan TCT(Tuna Cakalang Tongkol) dan Hilirisasi rumput Laut.dan rencananya Tahun depan kita akan mendapat alokasi Kampung nelayan merah putih.
Lebih lanjut Bupati Bangkep Rusli moidady mengatakan kami telah mengajukan 2 untuk kampung nelayan merah putih yaitu desa Kalumbatan dan Komba komba namun pusat yang menetapkan 1 desa yaitu Desa Kalumbatan yang saat ini sudah di Alokasikan anggaran sebesar 17 Milyard.
Selanjutnya mengenai pendidikan Bangkep mendapat Alokasi Sekolah Rakyat(SR) dari 13 kabupaten di Sulteng ada 3 yang sudah di nyatakan memperoleh SR yaitu Touna,Sigi dan Bangkep.
Tahun ini kita akan membuka Sekolah perintis dan kita akan menggunakan SKB sebagai sekolah rintisan sementara 2 Ruangan belajar(Rumbel) SD
Seluruh ruangannya di tanggung oleh negara termasuk makan minum dan tempat tinggal.dan yang kita prioritaskan anak anak putus sekolah ,Ujar Rusli Moidady.
Anggaran Sekolah rakyat tersebut sebesar 150-200 Milyard untuk pembangunan sekolah yang lengkap termasuk Lapangan Musholah,asrama tempat bermain dan lokasinya sudah di hibahkan oleh wakil bupati Serfi kambey seluas 8 Hektar.
Saat ini memang kami terkendala dengan anggaran,karena anggaran tahun 2025 yang ada saat ini yang sudah di anggarkan tahun 2024 sudah ada peruntukannya sehingga Kami tidak bisa utak atik lagi kecuali ada hal hal yang
Bisa kami dapatkan alokasinya melalui perkada kemaren dan juga ada dana CSR dan sudah kami alokasikan kepada kegiatan yang mendukung 8 Berkah yaitu dengan Lounching Desa digital sudah 70 % Desa di bangkep menjadi desa Digital dengan program wifi gratis serta BPJS ketenaga kerjaan serta kami menyalurkan untuk pegawai Sara dan petugas gereja serta santunan kematian.
Kami juga telah merintis program kerja sama dengan untad sehingga bisa di buatkan kampus 3 atau 4 yang ada di bangkep untuk memdorong IPM kita yang rendah urutan ke 2 dari belakang.dan solusinya dengan mendirikan kampus negeri.
Paripurna di akhiri dengan rangkuman dari Ketua sebelum menutup rapat dengan mengatakan bahwa sssungguhnya kami di DPRD ini adalah orang Baik karena mau kerja sama dengan Bupati Bangkep karena kami ingin menjalankan visi misi ini berjalan dengan semestinya kalaupun persoalan tidak jadi itu hanya persoalan anggaran.
Selanjutnya ketua DPRD Arkam Supu. STH.I. MSi meminta kepada Bupati Rusli Moidady bahwa yang punya visi misi ini adalah Bupati jadi bukan SKPD,OPD dan bukan DPRD artinya Komando hanya Bupati dan Kalau terlalu banyak komando akan menjadi bias dan tidak akan ada yang jadi.torang punya bupati satu,satu komando dan satu pimpinan misi
Terakhir Arkam Supu memyampaikan kepada Bupati Bangkep bahwa Kemarin ada pertemuan dengan Keuangan dan Bapeda dan kami hanya senyum senyum sinis karena di antara mereka mengatakan ada yang tidak mau bertanggung jawab dan menurut ketua DPRD siapa yang akan bertanggung jawab kalau bukan kita semua bersama sama.
Untuk itu Arkam supu mengingatkan kepada Bupati bahwa tidak semua Pejabat daerah ini tau kondisi keuangan sehingga membuat kita siksa karena mengutamakan keinginan bukan kebutuhan daerah ini.
Jadi kirannya APBD perubahan di buat se rasional mungkin sehingga minggu depan kita semua berharap untuk menjadikan Bangkep ini memjadi lebih baik.





