MataSMScom. BANGKEP – Kebakaran lahan perkebunan terjadi di Desa Tobungku, Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sabtu (31/10/2026). Personel Polsek Totikum bersama TNI-AD, pemerintah desa, dan masyarakat bergotong royong memadamkan api. Berdasarkan laporan Kapolsek Totikum, Iptu Nichlas Perri Gaghana, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 150 hektare.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh Nerli Siakanan (38), seorang petani asal Desa Nulion, sekitar pukul 05.00 Wita. Saat melintas menuju Pasar Desa Kalumbatan, ia melihat titik api di pinggir jalan Desa Tobungku, pada lahan milik Haprin, seorang petani setempat. Setibanya di pasar, Nerli segera menghubungi aparat Desa Nulion. Anggota Polsek Totikum menerima informasi kebakaran tersebut sekitar pukul 11.00 Wita.
Personel Polsek Totikum tiba di lokasi sekitar pukul 11.45 Wita dan mendapati anggota TNI-AD serta warga sudah berada di titik kejadian. Seluruh unsur kemudian bahu-membahu melakukan pemadaman. Total personel yang terlibat terdiri dari 2 anggota Polri, 1 anggota TNI-AD, dan sekitar 15 orang dari pemerintah desa serta masyarakat Nulion.
Sekitar pukul 14.30 Wita, titik api di pinggir jalan berhasil dikendalikan. Saat ini, api di ruas jalan dari Desa Tobungku menuju Desa Nulion telah padam. Namun, api di sejumlah lokasi terpencil yang jauh dari jalan raya belum dapat dipadamkan karena medan yang sulit dijangkau serta keterbatasan air dan peralatan.
Kasat Intelkam Polres Banggai Kepulauan, AKP Yohanis Joni Sarasak, S.H., menyampaikan bahwa hasil penelusuran sementara menunjukkan titik api diduga berasal dari pembakaran lahan yang dilakukan seorang warga pada 19 Oktober 2026 sekitar pukul 19.00 Wita. Pelaku disebut telah menyiram sisa api sekitar pukul 24.00 Wita dan mengira api sudah padam, namun api kembali menyala dan meluas keesokan harinya. “Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih pada musim kemarau seperti sekarang, karena api yang tampak padam bisa menyala kembali,” ujarnya.
Sementara itu, Kaposko Satgas Aman Tinombala Polres Banggai Kepulauan, Iptu Mukhlidh, S.H., menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, sedangkan kerugian materiil masih dalam pendataan. Polisi akan terus memantau perkembangan di lapangan dan mengajak masyarakat segera melapor bila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.





