Penemuan Mayat Lansia di Banggai Kepulauan, Polisi : Tidak Ada Tanda Kekerasan

Penemuan Mayat Lansia di Banggai Kepulauan, Polisi : Tidak Ada Tanda Kekerasan

MataSMScom. BANGGAI KEPULAUAN – Aparat kepolisian gabungan dari Polres Banggai Kepulauan dan Polsek Tinangkung bergerak cepat merespons laporan warga terkait penemuan mayat seorang wanita lansia di Desa Tatakalai, Kecamatan Tinangkung Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan, pada Rabu (9/9/2026).

Korban diketahui bernama Sitiija (68), seorang petani setempat. Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 11.30 WITA oleh kerabat dan tetangganya dalam kondisi terbaring tak bernyawa di atas tempat tidur di dalam rumahnya.

Kejadian berawal saat anak korban yang berada di Desa Langga, Kecamatan Bulagi Utara, menghubungi saksi Suhaida (46) untuk menanyakan kabar orang tuanya. Merasa curiga, Suhaida kemudian mengajak saksi Muh Fikri (31) untuk mengecek langsung keberadaan korban di rumahnya.

Setibanya di lokasi, kondisi pintu rumah korban terpantau terkunci rapat dari dalam. Muh Fikri lantas berinisiatif membuka selot pintu dengan memasukkan tangan melalui celah jendela. Saat berhasil masuk, saksi menemukan korban sudah dalam keadaan terbaring meninggal dunia.

Mendapati hal tersebut, Muh Fikri segera menghubungi aparat desa setempat untuk meminta bantuan penanganan lebih lanjut. Laporan tersebut dengan cepat diteruskan kepada pihak kepolisian serta fasilitas kesehatan terdekat.

Petugas Bhabinkamtibmas Bripka Adarias Asra bersama tim dari Puskesmas Pembantu tiba di lokasi kejadian pada pukul 11.50 WITA. Petugas medis yang didampingi aparat serta pihak keluarga langsung melakukan pemeriksaan luar awal terhadap jenazah korban.

Sekitar pukul 13.05 WITA, Personel Gabungan Polres Banggai Kepulauan dan Polsek Tinangkung yang dipimpin Pamapta Ipda Bambang Heriyanto tiba di lokasi untuk mengamankan area serta menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara maraton.

Kasi Humas Polres Banggai Kepulauan Ipda Ridwan Sunge, S.H., menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan medis luar dan penanganan TKP, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak kepolisian juga telah menawarkan opsi otopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian, namun pihak keluarga memilih menolak dan mengikhlaskan kepergian korban.

“Jenazah saat ini telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga untuk proses pembersihan dan pemakaman secara layak. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian dan wilayah sekitarnya tetap terjaga dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar Ipda Ridwan Sunge, S.H.

Pos terkait