Kades Tomboniki Klarifikasi mengenai masaalah Bagang, Air Bersih dan Gedung BPU

Kades Tomboniki Klarifikasi mengenai masaalah Bagang, Air Bersih dan Gedung BPU

MATASMS, COM. BANGKEP. Kades Tomboniki kecamatan Liang, Banggai Kepulauan Meluruskan informasi mengenai dirinya perihal mengenai masaalah perahu Bagang Desa,masaalah air bersih serta bangunan Gedung BPU desa Tomboniki.

Hal ini di sampaikan Kades Tomboniki kepada media SMS Sulteng kabiro Bangkep yang bertepatan bertemu di kantor Bupati Bangkep dalam rangka kades Tomboniki sedang mengurus urusan masyarakat desa Tomboniki di bagian kesra kantor Bupati Bangkep. (Rabu1 Oktober 2025)

Lebih lanjut Kades Tomboniki meluruskan 3 item yang di permasalahkan yang di laporkan di Polres Bangkep yaitu perahu Bagang, masalah air minum juga Gedung BPU.

Pada saat saya masuk menjabat sebagai Kades Tomboniki tahun 2017 saya membuka seleksi aparat desa dan proses penerimaannya saya umumkan pampang dipapan informasi di kantor desa dan pada saat itu mereka menuntut saya atas hasil seleksi tersebut.

Selanjutnya saya di laporkan mengenaj Bagang katanya itu Bagang saya jadikan milik pribadi dan mengenai anggaran air bersih 500 juta tidak maksimal serta bangunan BPU dengan anggaran 1 Milyar lebih tidak selesai.

Bagang anggaranya 160 juta dan untuk Gedung BPU pembangunan di laksanakan dalam 3 tahap dengan harga 763 juta dan ada yang beranggapan anggarannya 1 Milyard lebih.

Mengenai Dana Air bersih anggarannya 500 juta dana Pansimas 250 juta dan dana desa 140 juta (890 juta) yang ba lapor itu ngawur ujar kades Tomboniki.

Lebih lanjut kades Tomboniki mengatakan jika ada panggilan pemeriksaan dia akan datang untuk menjelaskan kejadiannya agar pihak reskrim dapat mengetahui jalan ceritanya begitu juga di Inspektorat.

Saya punya niat mengembalikan jika menjadi temuan apabila hal hal itu saya tidak laksanakan, tapi ini saya sudah ikut bersama sama bekerja dengan mereka, apa yang mereka minta saya sudah laksanakan, ujar kades.

Ketika di tanyakan bagaimana tanggapan dari BPD, Kades Tomboniki mengatakan sudah 2 kali dari Polres sudah datang menanyakan mengenai perahu Bagang dan pihak BPD mengatakan itu barang ada tidak ada yang di sembunyi dan skarang sudah rusak.

Pada saat saya selesai menjabat saya serahkan itu Bagang dan perlu banyak orang kalau akan menarik bagangnya karena sudah lapuk tutup kades Tomboniki.

Pos terkait