
MATASMS, COM. BANGKEP. Mengambil tema “Merajut Integritas Melalui Seni” program SinemAksi “Bagalal” digelar di Banggai Kepulauan.
Kegiatan ini dimulai dengan Road To School di Sekolah Dasar area ibukota Salakan, pada 4 hingga 8 Oktober 2024, yakni SDN 1 Inpres Salakan, SDN 2 Salakan, SDN Pembina dan SDN 2 Tompudau.
Saat ini program SinemAksi “Bagalal” memasuki rangkaian kegiatan utama di tiga kecamatan, yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai integritas melalui pemutaran film, diskusi, permainan ular tangga raksasa, kuis hingga pertunjukan seni kepada masyarakat.
Kegiatan SinemAksi “Bagalal” ini merupakan salah satu penerima pendanaan Anti Corruption Film Festival diselenggarakan oleh Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK.
Komunitas Pau Lipu Film menjadi salah satu finalis kompetisi Event Screening SinemAksi kategori umum/komunitas diantara 9 finalis di beberapa daerah Indonesia.
Sinemaksi Bagalal juga melakukan produksi Podcast yang nantinya akan ditayangkan di channel Youtube Komunitas Pau Lipu Film. Kegiatan ini diisi dengan perbincangan yang menghadirkan narasumber yang kompeten pada bidangnya sesuai dengan topik nilai-nilai anti korupsi. Sehingga diharapkan Podcast dapat menginspirasi generasi muda untuk lebih memahami pentingnya integritas dalam kehidupan sehari-hari.
Visi dan misi Komunitas Pau Lipu Film dalam menyelenggarakan Sinemaksi Bagalal, sebuah kegiatan yang menggabungkan seni pertunjukan dan pemutaran film untuk melestarikan budaya lokal dan mengedukasi masyarakat.
Adapun rangkaian kegiatan Road To School sebagai berikut:
1.Road to School di Sekolah Dasar
Sebagai langkah awal, kegiatan road show digelar di beberapa sekolah dasar di Salakan untuk memperkenalkan konsep integritas melalui medium seni kepada para siswa. Selama 4 hari, tim “Bagalal” memberikan berbagai kegiatan edukatif, mulai dari pemutaran film pendek berjudul “LOMA” yang menggambarkan pentingnya kejujuran dan tanggung jawab, hingga diskusi interaktif dan permainan edukasi. Antusiasme para siswa sangat terlihat, dan kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai integritas sejak dini.
- Pemutaran Film Inspiratif
Sebagai bagian dari kegiatan Sinemaksi Bagalal ACFFest, Komunitas Pau Lipu mempersembahkan serangkaian pemutaran film bertema anti korupsi yang menarik perhatian masyarakat.
Film-film ini dipilih khusus untuk menyebarkan pesan penting tentang integritas, transparansi, dan perlawanan terhadap praktik korupsi di masyarakat.
Daftar film yang diputar mencakup karya-karya dari sineas lokal dan nasional, yang seluruhnya menggugah kesadaran publik akan dampak buruk korupsi dan pentingnya menjaga kejujuran dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa film unggulan yang diputar adalah :
“Titip Sendal” Sutradara Riqhi Alvin Sani
“Sapu Nama Moses” Sutradara Danny Mambrasar
“Home Sweet Home” Sutradara Mohammad Ifdal
“Kurang 2 Ons” Sutradara Haris Supiandi
“Maaf Mama Aku Kelepasan” Sutradara Resi Arianti
“Loma” Sutradara Della Kartika
“Persenan” Sutradara Lukman Hakim
“Awas Ada Ujian” Sutradara Rai Andika Sadewa
“Sikola Sasake” Sutradara Hendro Aribowo
“Terciduk” Sutradara Alan
“One Second” Sutradara Jody Surendra
“Unbaedah” Sutradara Iqbal Ariefurrahman
- Podcast : Dialog tentang Integritas
“Beberapa sesi diisi dengan rekaman Podcast” yang menghadirkan tokoh masyarakat, aktivis, dan pemimpin daerah sebagai narasumber.
Mereka berbagi pengalaman dan wawasan mengenai pentingnya menegakkan nilai-nilai integritas dalam berbagai bidang kehidupan, baik di dunia pendidikan, pemerintahan, maupun kehidupan sosial.
Podcast ini menjadi media penting untuk menyuarakan perubahan dan mendorong diskusi lebih lanjut di kalangan masyarakat.Kegiatan podcast akan mengundang beberapa narasumber di antaranya perwakilan Komisi Pemberantasan Korupsi,Pegiat Literasi,Dosen.
- Seni Pertunjukan: Ekspresi Melalui Kreativitas
Seni pertunjukan juga menjadi bagian dari kegiatan ini, dengan melibatkan para seniman lokal yang menampilkan tarian, musik, dan drama bertemakan integritas.
Setiap pertunjukan dirancang untuk menyampaikan pesan penting tentang kejujuran, tanggung jawab, dan transparansi melalui bahasa seni yang mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Visi utama Komunitas Pau Lipu Film adalah menghubungkan generasi muda dengan budaya Banggai Kepulauan melalui medium seni dan sinema yang tidak hanya menghibur, tetapi juga inspiratif dan edukatif. Dalam misinya, mereka fokus pada beberapa hal penting, yaitu melestarikan budaya lokal dan mengembangkan ekosistem perfilman.
Selain itu, mereka berharap kegiatan SinemAksi Bagalal ini dapat menjadi senjata turut melawan korupsi melalui karya seni serta mampu menciptakan ruang interaksi yang positif dan inspiratif antara masyarakat, budaya, dan seni.
Program Manager “Bagalal”, Hendro Aribowo, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk membangun masyarakat yang lebih berintegritas, terutama melalui pendidikan dan seni. “Kami percaya bahwa seni memiliki kekuatan untuk menyentuh hati dan pikiran masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap nilai-nilai integritas dapat tertanam dengan baik, terutama di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Kegiatan ini akan berlanjut di dua titik lainnya yakni kecamatan Buko Selatan dan Kecamatan Tinangkung Utara setelah road show di Taman Kota Salakan.
Selain pemutaran film, acara dilanjutkan dengan pertunjukan seni dari sanggar seni Sekolah SMA Negeri 1 Tinangkung, SMA Negeri Buko Selatan.
Para seniman lokal juga akan mempersembahkan seni baode dan paupe khas daerah, serta berbagai bentuk seni pertunjukan lainnya.
“Untuk itu kami mengundang masyarakat untuk turut serta dalam acara SinemAksi Bagalal. Acara ini bukan hanya sekadar pertemuan, tapi juga wujud nyata cinta kita terhadap tradisi lokal serta upaya bersama memberantas korupsi,” katanya.
Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Direktorat Sosialisasi dan Kampanye AntiKorupsi KPK, berharap melalui program SinemAksi yang dilaksanakan oleh sembilan penggiat komunitas film terpilih” yang tersebar dari ujung barat hingga timur Indonesia ini dapat menyebarkan pesan Anti Korupsi melalui media film. Sehingga lebih mudah untuk diterima oleh masyarakat lebih luas.
“Harapannya, penayangan film-film ini tidak hanya menjadi hiburan semata, tetapi juga mampu menumbuhkan kepedulian kita terhadap isu korupsi dan memperkuat sikap antikorupsi di berbagai level masyarakat. Pemberantasan korupsi dimulai dari diri sendiri, dari kesadaran kecil, hingga perubahan besar,” tuturnya.
SMS Bangkep





