Hari Kelima Penanganan Karhutla, SAR Brimob Batalyon A Pelopor dan Tim Gabungan Mulai Padamkan Titik Api di PuncakGunung Ranindi Palolo

MataSMScom, Sigi, Sulawesi Tengah – Memasuki hari kelima penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personel SAR Batalyon A Pelopor bersama tim SAR gabungan akhirnya berhasil mencapai titik api di puncak Gunung Ranindi, Desa Berdikari, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Senin (26/10/2026). Setibanya di lokasi, personel langsung bahu-membahu melakukan pemadaman pada bagian hutan yang masih mengeluarkan asap tebal.

Keberhasilan mencapai titik api tersebut merupakan hasil upaya tim selama beberapa hari terakhir dalam menyiapkan sarana pendukung di sepanjang jalur menuju lokasi kebakaran. Personel sebelumnya melakukan pembuatan penampungan air di sejumlah titik untuk membantu memenuhi kebutuhan air selama proses penanganan karhutla di kawasan puncak gunung.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri atas personel SAR Brimob, TNI AD, BPBD Kabupaten Sigi, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sigi, serta masyarakat Desa Berdikari. Seluruh unsur bekerja bersama untuk menjangkau lokasi kebakaran yang berada di kawasan pegunungan dan melaksanakan penanganan pada titik-titik yang masih menunjukkan adanya asap.

Setelah tiba di lokasi, personel segera berupaya menangani bagian hutan yang masih mengeluarkan asap tebal. Langkah ini dilakukan untuk mengendalikan sisa titik kebakaran dan mencegah api kembali membesar, dengan tetap memperhatikan kondisi medan serta keselamatan seluruh personel yang bertugas.

Dantim SAR Batalyon A Pelopor, Ipda Dian Gautama Tambunan, mengatakan bahwa keberhasilan tim mencapai titik api tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur yang terlibat, termasuk upaya menyiapkan penampungan air selama beberapa hari sebelumnya.

“Memasuki hari kelima, tim SAR gabungan akhirnya berhasil mencapai titik api di puncak Gunung Ranindi. Setelah beberapa hari menyiapkan penampungan air di sepanjang jalur menuju lokasi, personel kini mulai melakukan penanganan pada bagian hutan yang masih mengeluarkan asap tebal. Kami terus bekerja bersama seluruh unsur untuk mengupayakan pemadaman dengan tetap memperhatikan keselamatan personel di lapangan,” ujar Ipda Dian Gautama Tambunan.

Sinergi antara Brimob, TNI, instansi pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla di kawasan tersebut. Upaya pemadaman akan terus dilakukan sesuai kondisi di lapangan, dengan harapan titik-titik yang masih mengeluarkan asap dapat dikendalikan dan risiko meluasnya kebakaran dapat ditekan.

Pos terkait