Dialog Bersama RRI, Kakanwil Ditjenpas Sulteng Ungkap Peran Lapas di Balik Ketahanan Pangan
Negeri
MATASMS, COM. Sigi — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah,
Bagus Kurniawan, menegaskan bahwa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kini berperan aktif dalam
mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber
pada program Dialog Luar Studio RRI Palu bertajuk “Dari Lapas untuk Ketahanan Pangan Sulawesi
Tengah”, Kamis (6/11/2025).
Dialog yang disiarkan langsung melalui Pro 1 RRI Palu (90.8 FM) dan YouTube RRI Palu tersebut
digelar di lahan pembinaan Lapas Kelas IIA Palu, Desa Langaleso, Kabupaten Sigi, menghadirkan pula
Kalapas Palu, Makmur serta perwakilan warga binaan yang dipandu oleh host Susanti.
Menurut Bagus, kegiatan ini merupakan implementasi Asta Cita Presiden dan 13 Program Akselerasi
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin kedua, yaitu memberdayakan warga binaan
untuk mendukung ketahanan pangan.
“Pemasyarakatan hari ini bukan hanya menjaga, tetapi juga membina dan memberdayakan. Melalui
pembinaan kemandirian, warga binaan ikut mengelola lahan produktif yang hasilnya membantu
kebutuhan pangan dan menekan inflasi, baik di dalam Lapas maupun masyarakat sekitar,” ujar
Bagus.
“kami ingin warga binaan ikut berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional, sekaligus punya
keahlian saat mereka kembali ke masyarakat nanti dapat berubah dari narapidana menjadi
wirausaha. Ini juga sejalan dengan talkline kami: Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk
Masyarakat,” tegasnya
Ia menambahkan, saat ini terdapat 14 UPT Pemasyarakatan di Sulawesi Tengah yang sebagian besar
memiliki lahan produktif dengan berbagai metode, mulai dari tanam tradisional, polybag, hingga
hidroponik.






