Pantau Pasar Salakan, Polres Bangkep Pastikan Stok dan Harga Pangan Stabil
MataSMScom. BANGGAI KEPULAUAN – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) menerjunkan Unit IV Tipidter untuk melakukan pendataan dan pengecekan harga komoditas pangan di Pasar Tradisional Salakan, Kecamatan Tinangkung, Kamis (19/3/2026). Langkah ini diambil sebagai bentuk pengawasan intensif terhadap stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah hukum Polres Bangkep guna melindungi daya beli masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WITA ini dipimpin oleh personel Unit IV Tipidter bersama anggota Sat Reskrim lainnya, serta berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) dan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Banggai Kepulauan. Sinergi lintas instansi ini merujuk pada SK Kepala Badan Pangan Nasional RI Nomor 4 Tahun 2026 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan.
Kapolres Banggai Kepulauan melalui Kasat Reskrim AKP Nanang Afrioko, S.H., M.H., menjelaskan bahwa dari hasil pemantauan di beberapa lokasi seperti Toko Santana, Toko Moala, dan Toko Naura, mayoritas harga komoditas masih terpantau stabil dan sesuai dengan harga sebelumnya. Meski demikian, tim menemukan adanya variasi harga pada komoditas beras premium yang menyentuh angka Rp15.000 per kilogram di salah satu kios.
“Secara umum, stok pangan aman dan harga relatif stabil. Namun, kami menemukan adanya penjualan beras premium yang berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Terkait temuan tersebut, kami langsung memberikan edukasi dan teguran humanis kepada pedagang agar tetap mematuhi regulasi yang ditetapkan pemerintah demi menjaga keadilan harga di tingkat konsumen,” ujar AKP Nanang Afrioko dalam keterangannya.
Selain pengecekan harga, petugas juga memberikan himbauan kepada para pelaku usaha untuk segera melengkapi administrasi perizinan, seperti Izin Usaha Perdagangan dan Izin Pengemasan Beras sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah preventif ini diharapkan dapat menciptakan iklim perdagangan yang sehat dan transparan di Kabupaten Banggai Kepulauan, sehingga masyarakat tidak terbebani oleh praktik spekulasi harga.







