mataSMS.com_Banggai. Massa Aksi dari Partai Gerindra Sebagai Partai Pengusung Paslon 03 Sulianti Murad – Syamsul Bahri Mang di Kantor Bawaslu Banggai, Kantor KPU Banggai dan Mapolres Banggai, adalah upaya mendesak kepada semua Pihak untuk memproses Laporan mereka terkait isu Persekusi terhadap 2 Aleg Gerindra Sebelum PSU dimulai di wilayah Kecamatan Toili, aksi tersebut dilakukan hari ini, Kamis (1010/04/2025)
Beberapa Tukang ojek yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan “mereka sangat Kecewa dan terganggu atas massa Aksi yang menggunakan hampir satu ruas jalan di semua titik Aksi yang dilakukan oleh Massa Aksi tersebut, ini jelas sangat merugikan pengguna arus lalu lintas dan para pejalan kaki bertepatan lewat di TKP Aksi mereka tersebut, Silahkan Kalian Aksi tidak dilarang karena di jamin oleh UU Namun tidak juga harus merugikan Hak orang lain dan janganlah menganggu arus lalulintas jalan Umum.
Sebagai masyarakat kami sangat menyayangkan hal ini terjadi di saat PSU di Banggai sudah selesai dilaksanakan dengan baik dan lancar kok dibuat gaduh kembali oleh Partai tertentu yang di Komandoi Oleh Julias Tipa Sekertaris Partai Gerindra dan sangat berbeda dengan statemen Ketua Partai Gerindra Suliyanti Murad sebelumnya dalam Berita Media lain yang mengatakan tidak akan melakukan upaya kegaduhan yang mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban Daerah Kita tercinta Kabupaten Banggai, terus hari ini Sekertaris malah menjadi Koordinator Utama alias penanggung Jawab Aksi tersebut.

Oleh sebab itu Ketua Relawan ARAH TIMUR bung Akin Suling mangatakan “Kami memintah Pihak APH Tangkap Julius Tipa Jika beliau berniat merusak pesta demokrasi kita terutama tidak sejalan dengan Ketua Beliau sendiri, Karena kedua Aleg tersebut kan sudah melapor Ke Polres Banggai, Maka Percayakan proses itu ke pihak yang berwajib bukan malah turun ke jalan dan Sebar Kalimat-kalimat yang diduga banyak Ungkapan Bahasa yang bersifat provokatif yang berpotensi memancing amarah masyarakat, Karena kami mengingatkan Bahwa Kami juga bisa melakukan hal yang sama tapi lebih elegan tidak kasar dan tidak beretika seperti para orator massa Aksi Kalian tapi kami masih menghargai dan menghormati Proses yang masih berjalan Jangan Pancing Kami untuk kembali turun ke jalan lakukan Hal-hal Yang Kita tidak inginkan bersama okey Utus-utusku Semoga Kalian FAHAM” Tutup Mantan Orator Aksi Jalanan tersebut. (sms01)






