MataSMScom. Banggai Kepulauan – Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) melaksanakan apel pagi dan pengecekan kehadiran serta kesiapan personel yang terlibat dalam Operasi Kepolisian Aman Tinombala 2026. Kegiatan yang juga mencakup pengecekan sarana pendukung pemadaman api ini berlangsung di Mako Polres Bangkep, Senin (2/11/2026), pukul 08.55 Wita.
Operasi Aman Tinombala 2026 di wilayah hukum Polres Bangkep difokuskan pada penanganan bencana alam kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pelaksanaannya mengacu pada Surat Perintah Nomor Sprint/52/X/OPS.2/2026 tanggal 26 Oktober 2026.
Apel dipimpin Pejabat Kabag Ops Polres Bangkep, AKP Syahruddin Pangabean, selaku Karendalops Aman Tinombala 2026. Dari 55 personel yang terlibat, 35 personel hadir dan 20 personel tidak hadir di apel karena sedang melaksanakan tugas, yakni 15 personel di Satgas Polsek dan 5 personel di Posko Operasi. Tidak ada personel yang tidak hadir karena sakit, izin, maupun tanpa keterangan.
Usai apel, dilakukan pengecekan sarana pendukung pemadaman, berupa alat penyemprot pertanian (knapsack sprayer) yang disiapkan untuk membantu pemadaman api. Sejumlah personel tampak mengenakan perlengkapan lapangan, termasuk sepatu bot, saat pengecekan berlangsung. Hasil pengecekan menunjukkan sebagian sarana belum maksimal, sehingga diharapkan dapat dioptimalkan agar siap digunakan saat dibutuhkan.
Alat penyemprot ini dinilai lebih mendukung untuk medan yang berbukit dan berbatu, serta diharapkan dapat membantu petugas pemadam kebakaran (damkar) melalui penebalan personel di lapangan. “Pengecekan ini untuk memastikan kesiapan personel dan sarana yang terlibat dalam operasi, sehingga penanganan karhutla di wilayah Bangkep dapat berjalan optimal,” ujar AKP Syahruddin Pangabean.
Selama kegiatan, situasi berjalan aman dan terkendali. Polres Bangkep mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas terdekat apabila menemukan titik api.





