MataSMScom. BUOL – Komitmen mendukung program ketahanan pangan terus diwujudkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Leok melalui pemanfaatan lahan produktif di lingkungan lapas. Kali ini, panen sayuran kangkung menjadi bukti nyata keberhasilan pengelolaan kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Selasa (20/10/2026).
Kegiatan panen tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Leok, Achmad Adrian, bersama Kepala Subseksi Pembinaan, Rahima H. Usman, serta staf pembinaan.
Panen kangkung ini menunjukkan bahwa lahan yang dikelola secara optimal dapat menghasilkan produk pertanian yang bermanfaat sekaligus mendukung upaya mewujudkan ketahanan pangan.
Selain menghasilkan sayuran, kegiatan pertanian di kebun SAE juga menjadi bagian penting dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Melalui praktik pertanian secara langsung, warga binaan mendapatkan pengalaman dan keterampilan yang dapat menjadi bekal positif ketika kembali ke tengah masyarakat.
Pemanfaatan kebun SAE diharapkan terus dikembangkan secara berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat nyata, baik dalam mendukung ketahanan pangan maupun meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas Kelas III Leok.
Melalui kegiatan produktif ini, Lapas Leok menunjukkan bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berorientasi pada pembentukan sikap dan perilaku, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat untuk masa depan.





