Tanggap Karhutla, Tim Gabungan Gelar Apel Bersama di Batangono Buko Banggai Kepulauan

Tanggap Karhutla, Tim Gabungan Gelar Apel Bersama di Batangono Buko Banggai Kepulauan

MataSMScom. BUKO – Guna memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan dalam menanggulangi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tim gabungan di Kecamatan Buko menggelar Apel Penanganan Karhutla di Halaman Rumah Jabatan Camat Buko, Selasa (22/9/2026) pagi.

Apel gabungan yang dimulai pukul 07.00 WITA tersebut difokuskan untuk mengonsolidasikan personel serta sarana prasarana sebelum diterjunkan langsung ke sasaran lokasi kebakaran di Desa Batangono, Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan.

Pengerahan kekuatan ini melibatkan sinergitas lintas sektoral yang terdiri dari Camat Buko beserta 4 staf, Kapolsek Buko beserta 11 anggota, Danramil 1308 Tataba bersama 10 anggota, serta 8 personel BKO TNI YON TP 918 Maliuntinufu Sulteng.

Selain unsur personel pertahanan dan keamanan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) turut menerjunkan 3 personel beserta 1 unit armada mobil tangki air untuk mengoptimalkan upaya pemadaman dan lokalisasi titik api di lapangan.

Usai pelaksanaan apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan akhir terhadap kesiapan fisik personel, kelengkapan alat penanganan Karhutla, serta koordinasi teknis pergerakan tim menuju sasaran di Desa Batangono.

Kapolres Banggai Kepulauan melalui Kapolsek Buko, IPTU Nandang M. Sidik, menyatakan bahwa apel gabungan ini merupakan langkah krusial untuk memastikan seluruh unsur Satgas Karhutla bergerak terpadu, cepat, dan terukur saat menangani potensi maupun kejadian Karhutla.

Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta pemadam kebakaran ini menjadi kunci utama agar dampak kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalkan serta tidak meluas ke area pemukiman warga.

Melalui upaya tanggap cepat ini, tim gabungan berkomitmen untuk terus bersiap siaga di lapangan guna menjaga keamanan lingkungan dan keselamatan masyarakat di wilayah Kecamatan Buko.

Kepolisian juga mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melaporkan ke pihak berwajib apabila menemukan titik api di sekitarnya.

Pos terkait