POLSEK BUNTA MELAKSANAKAN PENYULUHAN KAMTIBMAS KEPADA SISWA-SISWI BARU DI SMP NEGERI 4 BUNTA, SIMPANG RAYA CEGAH JUDI ONLINE DAN KENAKALAN REMAJA
MataSMScom. Banggai. Dalam upaya membentuk karakter pelajar yang positif serta mencegah kenakalan remaja, Polsek Bunta melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan di SMP Negeri 4 Bunta kamis ( 9/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita sampai dengan pukul 10.30. Wita, yang bertempat di gedung sekolah SMP 4 BUNTA. Yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjung IPTU ANDI WIJANARKO S, Ap. bersama personel Polsek Bunta. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMP Negeri 4 bunta.para guru, staf sekolah, serta siswa-siswi SMP Negeri 4 Bunta. Dan kecamatan Simpang Raya yang berjumlah 53 siswa dalam rangka kegiatan MPLS ( masa pengenalan lingkungan sekolah )
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Bunta IPTU ANDI WIJANARKO S, Ap.memberikan pembinaan dan penyuluhan mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja yang saat ini menjadi perhatian bersama, seperti judi online, balap liar, vandalisme, tawuran, konsumsi minuman keras dan narkoba, bullying, serta pergaulan bebas.
Kapolsek Tanjung IPTU ANDI WIJANARKO S, Ap. menyampaikan bahwa para pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga dan dibekali dengan pemahaman mengenai dampak negatif dari berbagai perilaku menyimpang yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini kami berharap para siswa dapat memahami risiko dan konsekuensi dari berbagai bentuk kenakalan remaja, termasuk bahaya judi online yang saat ini marak terjadi. Kami mengajak para pelajar untuk fokus belajar, berprestasi, serta menjauhi segala bentuk perbuatan yang melanggar hukum, ujar IPTU ANDI WIJANARKO S, Ap
Selain memberikan edukasi, personel Polsek Bunta juga mengajak para siswa untuk meningkatkan disiplin, mematuhi tata tertib sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta membangun pergaulan yang sehat dan positif.
Kegiatan pembinaan dan penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif. Melalui sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan kepolisian, diharapkan dapat menekan angka kenakalan remaja serta mencegah keterlibatan anak-anak di bawah umur dalam tindak kriminalitas.





