Pemda Bangkep ikuti Rapat Koordinasi pengendalian Inflasi bersama Kementrian dalam Negeri melalui Zoom meting
MataSMScom. Bangkep. Bupati Banggai Kepulauan Rusli Moidady hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Kementrian Dalam Negeri RI melalui Zoom Meting yang di laksanakan di ruangan Rapat Kantor Bupati Banggai Kepulauan (senin 19 January 2026)
Hadir dalam Rakor tersebut Sekertaris Daerah Muh. Aris Susanto. SE.ME,Asisten II Bidang Perekonomian dan pembangunan Pemkab Bangkep Edison Moligay. S. Sos.M.A.P, Kepala Inspektorat Dra.Jeanne Rorimpandey,Kadis perindagkop beserta perwakilan dinas terkait.
Stabilitas harga bahan pokok adalah fondasi bagi kesejahteraan masyarakat. Menyadari hal tersebut Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan hari ini menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah sebagai langkah proaktif dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan pasokan di seluruh wilayah pelosok kepulauan.
Rapat ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan upaya strategis Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk memantau fluktuasi harga di pasar, memetakan rantai pasok, serta mengantisipasi dampak kondisi ekonomi global maupun nasional terhadap ekonomi lokal di Banggai Kepulauan.
Fokus Utama Langkah Strategis Kita pada
Pemantauan Harga Real-Time,Memastikan distribusi barang pokok seperti beras,minyak goreng, dan aneka cabai tetap lancar dan terjangkau.
Penguatan Ketahanan Pangan Lokal: Mendorong optimalisasi sektor pertanian dan perikanan lokal agar Banggai Kepulauan memiliki kemandirian pangan yang kuat.
Kelancaran Distribusi Antar-Pulau: Mengatasi tantangan logistik wilayah kepulauan guna meminimalisir biaya angkut yang berpotensi menaikkan harga di tingkat konsumen.
Operasi Pasar Murah: Menyiapkan skema intervensi jika terjadi lonjakan harga yang signifikan di pasar-pasar tradisional.
Inflasi yang terkendali adalah kunci agar roda ekonomi tetap berputar dan daya beli masyarakat tetap terjaga. Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi modal utama kita dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
“Mari kita terus mendukung gerakan bangga menggunakan produk lokal dan tetap bijak dalam berbelanja untuk menjaga kestabilan ekonomi daerah kita tercinta”.






