Ketua Osis, Kepsek dan Guru SMPN 2 Pelteng deklarasikan Gerakan Anti Bullying

Ketua Osis, Kepsek dan Guru SMPN 2 Pelteng deklarasikan Gerakan Anti Bullying

MATASMS, COM. BANGKEP
Ketua Osis bersama Kepsek dan Dewan Guru berkolaborasi berkomitmen
Untuk bersama sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Terutama keamanan dan kenyamanan belajar di Lingkungan SMP. 2 Peling Tengah.

ketua Osis termotivasi bersama kepsek dan para dewan guru utk melakukan Deklarasi anti perundungan di lingkungan sekolah SMPN 2 Peling Tengah.

Menurut VIDI ALFINO MANSA selaku Ketua Osis di SMP NegeriI 2 Peling Tengah mengucapkan
Tindakan perundungan atau bullying di Sekolah adalah tindakan yg tidak baik.Oleh karna itu Vidi termotivasi Menciptakan Lingkungan Sekolah yang Positif, Membangun budaya sekolah yang penuh pengertian sesama siswa.

Hal ini di tambahkan oleh kepala sekolah Kepsek: Wahdania Sima, S.Pd yang mana Sekolah harus memberikan pemahaman kepada seluruh warga sekolah mengenai apa itu bullying, dampaknya, serta cara untuk melaporkan atau menghentikan perundungan.

Pemberdayaan Siswa sebagai Agen Perubahan,
Membentuk kelompok siswa yang bertugas sebagai teman sebaya dapat membantu korban perundungan dan mencegah perundungan di kalangan teman-temannya.

Penerapan Kebijakan Anti-Bullying yang Tegas Sekolah perlu memiliki kebijakan yang jelas dan tegas terhadap perundungan, serta prosedur pelaporan dan tindakan yang akan diambil ketika terjadi perundungan.

Cara Mengatasi Bullying di Sekolah .dengan memberikan Edukasi dan Sosialisasi :Memberikan edukasi dan sosialisasi tentang bahaya bullying dan cara mencegahnya kepada siswa, guru, dan staf sekolah.
Membuat peraturan yang jelas dan tegas tentang perundungan, serta konsekwensi bagi pelaku. Mendukung Korban Bullying Memberikan dukungan kepada korban bullying, seperti konseling

Bekerja sama dengan orang tua untuk mencegah dan mengatasi bullying.
Yaitu denganTips Mencegah Bullying
1. Membangun kepercayaan diri anak agar mereka tidak menjadi korban bullying.

2. Mengajarkan anak untuk memahami perasaan orang lain dan memiliki empati.

3. Mengawasi penggunaan media sosial anak untuk mencegah terciptanya saling hina atau saling membuli

4. Mendorong anak untuk berbicara terbuka jika mereka mengalami atau menyaksikan bullying di kalangan anak sekolah.

Para dewan guru sangat mendukung kegiatan ini, semoga anak Vidi ALFINO mansa akan menjadi panutan bagi teman teman sekolahnya. Ucap Merlin Talindong, S. pd salah satu guru di SMP neg 2 peling tengah sekali gus ibu dari Vidi ini.

Pos terkait